Tips Diet Oatmeal Untuk Menurunkan Berat Badan

oatmeal

Memiliki berat badan berlebih merupakan masalah serius bagi kesehatan. Mengapa demikian? Orang yang memiliki berat badan lebih bahkan obesitas memiliki resiko untuk terkena berbagai penyakit. Timbunan lemak dalam tubuh yang terlalu besar menyebabkan jantung harus bekerja lebih keras untuk memompa darah, pembuluh darah juga akan terhambat karena terhimpit oleh lemak-lemak dalam tubuh.

Kondisi tersebut sangat memungkinkan terjangkit penyakit hipertensi. Lalu hipertensi akan membuat komplikasi atau timbulnya penyakit-penyakit lain. Keadaan ini harus segera dicegah dan ditangani dengan baik. Salah satu cara untuk menurunkan berat badan adalah melakukan program diet.

Diet adalah sebuah cara yang dilakukan untuk membatasi asupan makanan tertentu seperti menghindari makanan yang mengandung lemak, karbohidrat dan kolesterol. Ada banyak program diet yang dapat Anda lakukan, mulai dari diet rendah karbohidrat, diet kardio, diet yoga, hingga diet oatmeal.

Diet oatmeal adalah program diet yang mewajibkan seseorang untuk mengonsumsi bubur gandum atau oatmeal. Manfaat oatmeal untuk diet sudah banyak dirasakan seseorang yang memiliki berat badan lebih. Dengan melakukan program diet oatmeal secara teratur, berat badan mereka mengalami penurunan.

Prinsip Diet Oatmeal

Prinsip dasar diet oatmeal adalah sebagai pengganti menu utama. Contoh program diet oatmeal yang bisa Anda lakukan yaitu sarapan menggunakan oatmeal, makan siang menggunakan nasi dan lauk pauk, kemudian makan malam dengan menu oatmeal kembali. Lalu bagaimana bisa oatmeal mampu menurunkan berat badan? Oatmeal adalah gandum utuh yang termasuk karbohidrat kompleks yang membutuhkan waktu lebih lama untuk dicerna oleh tubuh.

Kondisi ini dapat membuat Anda makan lebih sedikit karena efek kenyang yang lebih lama jika mengonsumsi oatmeal. Manfaat oatmeal untuk diet juga terlihat dalam kandungan kalorinya. Satu mangkuk oatmeal polos sebesar 250 gram yang dimasak dengan air, hanya mengandung 1,5 gram lemak dan 160 kalori. Nilai yang rendah ini disebabkan karena kandungan serat yang tinggi dalam gandum. Penelitian juga telah membuktikan bahwa seseorang yang lebih banyak mengonsumsi makanan berserat lebih banyak mengalami penurunan berat badan dan mengecilkan lingkar pinggang.

Program Diet Oatmeal

Setelah mengetahui kandungan dalam oatmeal mampu menurunkan berat badan, pertanyaan selanjutnya adalah bagaimana cara melakukan diet oatmeal? Ini adalah hal yang penting diperhatikan jika seseorang akan melakukan program diet. Ada banyak orang yang gagal melakukan program diet, bahkan sampai terjangkit penyakit. Jangan sampai Anda mengalami masalah pada pencernaan akibat program diet yang salah.

Beberapa kalangan memang ada yang melakukan diet ekstrim sampai tidak makan seharian dalam beberapa pekan. Hal ini tentu membuat kerusakan dan gangguan pada organ-organ pencernaan. Nah, untuk itu Anda harus melakukan program diet oatmeal sesuai aturan dan ketentuan yang berlaku agar merasakan manfaat oatmeal untuk diet. Diet oatmeal rata dilakukan selama 2 minggu.

Langkah-langkah diet oatmeal adalah sebagai berikut:

  1. Pada minggu pertama: Anda diwajibkan mengonsumsi oatmeal 3 kali sehari yaitu pada makan pagi, siang dan malam hari. Dapat dikatakan dalam satu minggu pertama program diet, Anda benar-benar hanya mengonsumsi bubur gandum atau oatmeal. Oatmeal yang digunakan adalah oatmeal buatan sendiri bukan oatmeal instan. Anda juga harus mengurangi konsumsi makanan selingan seperti camilan.
  2. Pada minggu kedua: Anda harus mulai mengurangi frekuensi konsumsi oatmeal. Anda bisa mengonsumsi oatmeal 2 kali sehari, dan sisanya diganti dengan mengonsumsi nasi dan lauk pauk biasa.

Demikian informasi tentang diet oatmeal dan semoga bermanfaat untuk Anda.